Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2014

Akuntansi Jurnal Penyesuaian

AYAT JURNAL PENYESUAIAN A. PENGERTIAN jurnal penyesuaian adalah jurnal yang dibuat pada akhir periode untuk menyesuaikan saldo-saldo perkiraan (akun) agar menunjukkan keadaan sebenarnya sebelum penyusunan laporan keuangan. adapun tujuan pembuatan jurnal penyesuaian adalah: 1. agar pada akhir periode akun riil yaitu harta, kewajiban dan modal menunjukkan keadaan yang sebenarnya 2. agar akun-akun nominal, yaitu akun pendapatan dan beban dapat diakui dalam suatu periode dan menunjukkan keadaan yang sebenarnya. B. AKUN-AKUN YANG MEMERLUKAN PENYESUAIAN adapun transaksi yang memerlukan ayat jurnal penyesuaian adalah: 1. penyesuaian penyusutan aktiva tetap 2. penyesuaian dibayar dimuka 3. penyesuaian pemakaian perlengkapan 4. penyesuaian pendapatan dibayar dimuka 5. penyesuaian biaya yang masih harus dibayar 6. penyesuaian pendapatan yang akan diterima C. CARA MEMBUAT JURNAL PENYESUAIAN  1. penyusutan aktiva tetap dengan metode garis lurus mesin disusutkan dengan metod...

CONTOH PENERAPAN FUNGSI ABSOLUT, SEMI ABSOLUT, LOGIKA

Dibawah ini merupakan contoh penerapan fungsi absolut, semi absolut, dan logika. insyaallah bermanfaat terutama bagi siswa SMK kelas X Jurusan Akuntansi 1. fungsi logika (if) tunggal Jika siswa nilai nya lebih dari 75, siswa dinyatakan lulus. Jika nilai siswa kurang dari 75, siswa dinyatakan tidak lulus. no Nama Nilai Keterangan 1 Ifa 90 lulus 2 Fiya 78 lulus 3 Arin 62 tidak lulus 4 Umi 74 tidak lulus 5 Inah 80 lulus rumus untuk mengetahui...
Gambar
Alamat Absolut Alamat absolut adalah alamat yang selalu bernilai tetap(absolute) meskipun rumusnya di copy kan ke manapun. Penulisan alamat absolut selalu ditambahkan tanda “ $ “ pada nama kolom dan/atau nomor barisnya atau dengan menekan tombol F4 pada keyboard. Terdapat 2 jenis alamat absolut: 1. Semi Absolut Pada alamat semi absolut(campuran), penguncian hanya dilakukan pada salah satu diantara kolom dan baris. Contoh: Penguncian baris 9, dengan cara ini ketika cell dicopy ke bawah alamat cell akan tetap dibaca sebagai C$9 bukan C10, namun ketika dicopy ke kanan alamat cell akan berubah menjadi D$9. 2. Absolut mutlak Pada alamat absolut mutlak, penguncian akan dilakukan pada kolom dan baris sekaligus. Contoh:   Pada sel D9 kita isikan rumus “ =B9*$C$9 “. Jika rumus itu kita kopikan ke sel D10, maka rumusnya akan menjadi “ =B10*$C$9“. Terlihat bahwa alamat C9 akan tetap. C9 disebut alamat absolut mutlak.